Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

0 Mesin 4 Tak

Putaran empat tak atau (Putaran Otto) dari sebuah mesin pembakaran dalam adalah putaran yang sering digunakan untuk otomotif dan industrik sekarang ini (mobil, truk, generator, dll).


Mesin dikonsepsikan oleh teknisi Perancis, Alphonse Beau de Rochas pada 1862, dan secara terpisah, oleh teknisi Jerman Nikolaus Otto pada 1876. Putaran empat tak lebih irit dan pembakarannya lebih bersih dari putaran dua tak, tetapi membutuhkan lebih banyak bagian yang bergerak dan keahlian pembuatan. Dia juga lebih mudah dibuat dalam konfigurasi multi-silinder dari dua tak, membuatnya sangat berguna dalam aplikasi tenaga-besar seperti mobil. Kemudian, diciptakan juga mesin Wankel yang juga memiliki empat fase yang serupa hanya saja dia merupakan mesin pembakaran berputar dan bukan mesin berulang seperti putaran empat tak.


Putaran Otto dikarakterisasikan oleh empat tak, atau gerakan lurus bergantian, maju dan mundur, dari sebuah piston di dalam silinder:
1. intake (induction) stroke
2. compression stroke
3. power (combustion) stroke
4. exhaust stroke


Putaran ini dimulai pada top dead center, ketika piston berada pada titik paling atas. Pada saat stroke pertama (pengambilan) piston, sebuah campuran bahan bakar dan udara ditarik ke dalam silinder melalui lubang intake. Valve lubang intake kemudian tertutup, dan kemudian stroke ke atas (kompresi) mengkompres campuran bensin-udara.


Berkas:4-Stroke-Engine.gif
ANIMASI CARA KERJA MESIN 4 TAK

Campuran bensin-udara kemudian dinyalakan biasanya, oleh sebuah busi untuk mesin bensin atau putaran Otto, atau dengan panas dan tekanan dari kompresi untuk putaran Diesel dari mesin penyala kompresi, pada saat stroke kompresi berada di atas. Akibat dari pengembangan dari pembakaran gas kemudian mendorong piston ke bawah untuk stroke ke-3 (tenaga), dan kemudian pada stroke ke atas yang ke-4 dan terakhir (pembuangan) mengeluarkan gas sisa pembakaran dari silinder melalui valve pembuangan yang terbukan, melalui lubang pembuangan.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Putaran_empat-tak


Rabu, 27 Juli 2011

0 Mesin Depan

Mesin depan adalah sebuah tatanan letak mesin dalam sebuah mobil yang berada di bagian depan. Letak mesin yang ada di depan adalah konfigurasi paling populer. Dalam konfigurasi ini mesin diletakan di depan kabin penumpang.


- Keuntungan
1. Lebih Aman (mesin bisa menjadi tameng menghadapi benturan dari depan)
2. Lebih mudah didinginkan (karena langsung menerima aliran angin)
3. Lebih mudah dirawat (karena posisinya di depan, maka selalu terlihat oleh sopir dan penumpang)


- Kerugian
1. Bobot mobil condong ke depan
2. Bagi penggerak roda belakang akan banyak tenaga yang terbuang
3. Membatasi aerodinamika


Mesin di depan menyebabkan sebagian besar bobot kendaraan terkonsentrasi di depan. Hal ini biasanya diatasi dengan berusaha membagi bobot kendaraan kebagian belakang.Seperti menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, hal ini otomatis membuat berat lebih merata, karena perangkat penggerak roda dan transmisi yg diletakan ditengah bisa mengimbangi berat mesin di depan. Tetapi cara ini mempunyai kerugian banyaknya tenaga mesin yang terbuang dalam perjalanannya dari mesin di depan menuju ban di belakang, perlahan-lahan konfigurasi mesin depan-penggerak belakang mulai digantikan mesin depan - penggerak depan. Konfigurasi mesin depan-penggerak belakang masih populer untuk kendaraan angkut.


Konfigurasi mesin depan-penggerak roda depan sangat menarik untuk diproduksi karena mesin, tranmisi, steering dalam satu paket,sehingga :
1. Murah
2. Mudah
3. Ringan
4. Efisien


kerugian yang muncul adalah distribusi beban yang tidak merata, hal ini dikompensasi dengan perancangan yang lebih maju dan alat bantu elektronika yang bisa membuat mobil lebih stabil.


sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_depan

0 Mesin 4 silinder segaris

Kalau sebelumnya kita sudah membahas tentang mesin berkonfigurasi V, sekarang kita akan membahas yang berkonfigurasi segaris.

Mesin 4 silinder segaris adalah mesin pembakaran dalam dengan keempat silindernya terpasang mendatar satu arah di dalam bak mesin. Silindernya bisa diletakkan mendatar atau miring terhadap poros mesin.

Mesin ini sangat umum dipakai pada mobil dengan kapasitas mesin kecil karena konstruksinya mudah. Meskipun demikian, tipe mesin seperti ini juga menimbulkan getaran, dan getarannya semakin parah ketika kapasitas dan kekuatan mesinnya bertambah. Oleh karena itu, mobil bertenaga tinggi menggunakan mesin yang lebih kompleks dan menggunakan lebih dari 4 silinder.


Belakangan ini, semua pabrikan mobil besar memproduksi mesin jenis ini. Mesin ini sendiri adalah jenis mesin paling populer, diikuti dengan V6. Sekitar tahun 2000-an, seiring dengan gencarnya pabrikan untuk membuat mobil ramah lingkungan, penggunaan mesin ini meningkat dari 30% pada tahun 2005 menjadi 47% tahun 2008.


- Kapasitas Mesin dan Penggunaan Oleh Pabrikan Otomotif


Konfigurasi untuk mesin 4 silinder segaris sangat cocok dan umum dipakai sampai kapasitas 2.4L (2400 cc). Meskipun begitu, kadang pabrikan mobil masih memakainya sampai 2.7L (2700cc).


Mobil klasik dan antik biasanya masih memakai kapasitas lebih besar untuk mengejar keluaran tenaga dan torsi. Ford Model A misalnya, mempunyai mesin 4 silinder segaris dengan kapasitas 3.3L.


Untuk mesin dieselnya, biasanya digunakan sampai kapasitas 3.0L. Pabrikan Mitsubishi sendiri sampai saat ini masih memakai mesin 3.2L 4 silinder segarisnya di Pajero (dinamai Shogun/Montero di beberapa tempat), dan Tata Motors masih memakai mesin berkapasitas 3.0L diesel di Spacio dan Sumo Victa.


Toyota sendiri menggunakan mesin 4 silinder segaris di Seri Tipe B dari kapasitas 3.0L sampai 4.1L. Penggunaan terakhirnya ada di Toyota Mega Cruiser.


Untuk kapasitas yang sangat kecil dapat ditemukan di mobil kei (Kei cars) di Jepang. Subaru menggunakan mesin ini melalui Subaru EN series; kapasitasnya mulai dari 550 cc (sekarang 660 cc) dengan variable valve timing, DOHC dan supercharger yang bisa menghasilkan tenaga 65 PS (48 kW; 64 bhp).


- Keseimbangan dan Kehalusan


Mesin 4 silinder segaris lebih halus daripada mesin dengan satu, dua, dan tiga silinder. Meskipun begitu, mesin ini bukanlah mesin dengan konfigurasi Keseimbangan mesin (Engine balance) yang terbaik.


Pembakaran dalam mesin 4 silinder segaris pada dasarnya sudah mencapai keseimbangan mesin yang baik karena pistonnya bergerak secara berpasangan. Ketika satu pasang piston bergerak ke atas, satu pasang piston lagi bergerak ke bawah. Meskipun begitu, percepatan dan perlambatan piston lebih besar di putaran atas Crankshaft daripada putaran di bawah, karena batang penghubungnya (connecting rod) tidak bisa memanjang, yang menyebabkan gerak menjadi tidak sinusoidal. Akibatnya adalah ketika 1 pasang piston sedang berakselerasi cepat ke 1 arah, 1 pasang piston lainnya berakselerasi lebih lambat dengan arah yang berlawanan. Ketidaksetimbangan ini menimbulkan getaran. Getaran ini masih bisa ditoleransi pada mesin berkapasitas kecil dan bertenaga kecil, tapi getaran semakin parah seiring dengan bertambahnya kapasitas dan tenaga mesin.


Kebanyakan mesin 4 silinder segaris di bawah kapasitas 2.0L masih bisa menoleransi getaran ini. Untuk mobil dengan kapasitas di atas 2.0L, kebanyakan pabrikan sudah menggunakan Balance shaft untuk menghilangkan getaran ini. Dari sistem yang ditemukan oleh Dr. Frederick W. Lanchester tahun 1911 dan mulai dipopulerkan Mitsubishi Motors tahun 1970an, sebuah mesin 4 segaris menggunakan 2 balance shafts yang berotasi dengan arah yang berlawanan pada 2 kali kecepatan crankshaft untuk mengimbangi perbedaan kecepatan di piston.


Meskpun begitu, pada mobil-mobil lawas juga ditemukan adanya mesin berkapasitas lebih dari 2.0L tapi tidak memakai balance shaft, seperti Citroën DS 23 yang berkapasitas 2.3L, Austin-Healey 100 1948 berkapasitas 2.7L, Ford Model A (1927) berkapasitas 3.3L, dan Mesin GM Iron Duke berkapsitas 2.5L yang banyak digunakan di mobil dan truk Amerika. Mesin-mesin ini masih menghasilkan tenaga kecil meskipun kapasitasnya cukup besar.


Mesin 4 silinder juga bermasalah dengan kehalusan mesinnya. Di mesin dengan silinder yang lebih banyak, tingkat kehalusannya bisa lebih baik. Oleh dari itu, biasanya mobil dengan enam atau 8 silinder dipakai di mobil-mobil mewah.


Mesin 4 silinder segaris milik Ford dengan silinder yang sudah diambil


Potongan Mesin 4 silinder M9R 2.0L milik Nissan

- Penggunaan Oleh Pabrikan Otomotif

Mesin mobil 4 silinder segaris terkecil yang pernah diproduksi adalah Mazda P360 Carol 1962-1970. Kapasitas mesinnya hanya 358 cc, berkode Mazda DA. Honda juga pernah memproduksi mesin 4 segaris berkapasitas 356 cc pada truk T360 buatan 1963-1970. Mesin segaris pada motor, pernah diproduksi sampai 250 cc, seperti contohnya pada Honda CBR250.

Kebanyakan mesin 4 segaris mempunyai kapasitas mesin di atas 700 cc, sampai maksimal kebanyakan sampai 2500 cc. Untuk kapasitas mesin lebih besar (sampai 6.1L) pernah digunakan di traktor (Kubota M135X) dan truk medium (Isuzu Forward, Hino Ranger). Porsche juga pernah memproduksi mesin 4 segaris berkapasitas 3.0L (2990 cc) di 944 S2.

Sekarang, salah satu mesin 4 segaris terbesar adalah mesin Vortec 2900 yang dipasang GM di truk pikapnya GMC Canyon dan Chevrolet Colorado. Mesin ini berkapasitas 2.9 L (2921 cc, 178 in³) dan menghasilkan tenaga 185 hp (138 kW)

Pada zaman awal abad ke-20, karena tidak adanya regulasi mengenai kapasitas mesin mobil, para pabrikan otomotif dengan mudahnya hanya membesarkan kapasitas mesin untuk mendongkrak tenaga. Untuk menghasilkan tenaga 100 hp saja, ada mesin yang kapasitasnya sampai 10.000 cc (10.0L). Mesin 4 silinder segaris terbesar yang pernah ada adalah mesin De Dietrich berkapasitas 17,000 cc. Mesin ini berjalan dengan putaran yang rendah, sekitar 1.500 rpm, dan keluaran tenaganya hanya sekitar 10 hp/liter.

- Mesin 4 segaris di Indonesia

Hampir semua mobil yang beredar di Indonesia menggunakan mesin 4 silinder segaris. Mobil-mobil itu diantaranya Toyota Avanza (1.3L dan 1.5L), Daihatsu Xenia (1.3L), Toyota Kijang Innova (2.0L, 2.5L, dan 2.7L), Honda Jazz (1.5L), Nissan Grand Livina (1.5L dan 1.8L) dan masih banyak mobil-mobil lainnya.

0 Sabuk Pengaman

Sabuk pengaman adalah sebuah alat yang dirancang untuk menahan seorang penumpang mobil atau kendaraan lainnya agar tetap di tempat apabila terjadi tabrakan, atau, yang lebih lazim terjadi, bila kendaraan itu berhenti mendadak. Sabuk pengaman dirancang untuk mengurangi luka dengan menahan si pemakai dari benturan dengan bagian-bagian dalam kendaraan itu atau terlempar dari dalam kendaraannya. Di dalam mobil, sabuk pengaman juga mencegah penumpang yang duduk di kursi belakang membentur penumpang yang duduk di barisan depan.

- Jenis-jenis sabuk pengaman

Pangkuan : Sabuk pengaman yang dapat disesuaikan yang melintang di atas pangkuan. Sabuk ini sering digunakan di mobil-mobil yang lebih tua, kini jarang kecuali untuk penumpang yang duduk di tengah pada barisan belakang. Kursi-kursi penumpang pesawat terbang juga menggunakan sabuk pengaman pangkuan.

Dua titik: Sistem penahan dengan dua titik. Sabuk pangkuan atau sabuk diagonal (jarang).

Otomatis: Sabuk pengaman apapun yang secara otomatis terpasang. Ada pula sabuk pangkuan yang harus dikenakan. Sabuk seperti ini biasanya digunakan pada mobil-mobil mewah yang lebih tua seperti Ford dari awal tahun 1990-an.

Sash: Sabuk yang dapat disesuaikan yang melintang melewati bahu. Biasa digunakan terutama pada tahun 1960-an, tetapi kegunaannya terbatas karena sangat mudah terlepas bila terjadi tabrakan.

Pangkuan dan Sash: Kombinasi dari dua jenis sabuk di atas (dua sabuk terpisah). Terutama digunakan pada 1960-an dan 1970-an, biasanya di kursi belakang. Umumnya telah digantikan oleh desain tiga titik.

Tiga titik: Serupa dengan pangkuan dan sash, tetapi membentuk satu jaringan yang sinambung. Baik sabuk pengaman tiga titik maupun jenis pangkuan dan sash menolong menyebarkan energi dari tubuh yang bergerak dalam sebuah tabrakan ke dada, selangkangan dan bahu. Hingga tahun 1980-an sabuk tiga titik umumnya terdapat di kursi depan saja, sedangkan di kursi belakang hanya tersedia sabuk pangkuan. Bukti-bukti bahwa sabuk pangkuan berpotensi menyebabkan terpisahnya lumbar vertebrae dan kadang-kadang kelumpuhan yang terkait, atau "sindroma sabuk pengaman", telah menyebabkan direvisinya aturan-aturan keamanan di hampir semua negara maju yang mengharuskan agar semua bangku di dalam kendaraan dilengkapi dengan sabuk tiga titik. Pada 1 September 2007, semua mobil baru yang dijual di AS harus dilengkapi dengan sabuk pengaman bahu dan pangkuan untuk penumpang di kursi belakang tengah.

0 Airbag

Agan-agan semua pasti sering liat tulisan "SRS Airbag" di setir mobil ataupun di dashboard mobil. Mungkin kalian bertanya-tanya, apa itu airbag. Dan saya yakin pasti banyak dari kalian yang belum pernah melihat secara langsung bagaimana airbag bekerja (Yaiyalah, soalnya kalo mau liat airbag bekerja harus tabrakan dulu, kecuali ke bengkel dan menyalakan sensornya secara manual. Bengkel deket rumahku murah lho *oke aku ngelantur)

Kantong udara yang dikenal sebagai Air bag merupakan perangkat keselamatan kendaraan bermotor modern. Dalam kecelakaan lalu-lintas antara kendaraan bermotor dengan kendaraan lain atau objek tetap, pengemudi dan penumpang dilindungi dengan suatu kantong udara yang mengembang dalam hitungan milli detik.

Pada awalnya kantong udara hanya digunakan pada tempat pengemudi yang ditempatkan di kemudi, belakangan ini jumlah kantong udara juga digunakan untuk penumpang yang duduk dikursi depan, dan ada kendaraan yang juga menempatkan pada kursi belakang, termasuk yang ditempatkan di pintu untuk mengantisipasi tabrakan dari samping.

- Cara kerja

Untuk mengembangkan kantong dengan sangat cepat, pada saat terjadi kecelakaan pemicu akan mengaktipkan reaksi kimia propelant dengan sangat cepat dan menghasilkan gas N2 dalam waktu yang sangat singkat untuk mengembangkan kantong dan setelah benturan terjadi. Setelah beberapa saat kemudian kantong akan mengempis dengan sendirinya sehingga kantong tidak akan mengahalangi pernapasan korban kecelakaan.

Airbag yang sudah mengembang

Interior Buick Electra 1975

Seitenairbag Porsche

Airbag di Motor

Selasa, 26 Juli 2011

Pasti banyak dari kalian yang sering mendengar "Mesin VVT-i" sebenernya apa sih mesin VVT-i itu? Kita akan bahas kali ini.

Mesin berteknologi VVT-i (Variable Valve Timing with intelligence) adalah mesin berteknologi variable valve timing yang dikembangkan oleh Toyota. VVT-i menggantikan teknologi VVT Toyota yang sudah mulai diterapkan tahun 1991 di mesin Toyota 4A-GE 5 silinder. Mesin yang sudah dipakai di sebagian besar mobil Toyota ini diklaim membuat mesin semakin efisien dan bertenaga, ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.

VVT-i (sering disalahartikan dengan injeksi) bisa diterjemahkan dalam kalimat awam pengaturan pintar waktu buka tutup valve yang variatif. VVT-i diperkenalkan pertama kali pada tahun 1996.

- Konsep Teknologi

Tinjauan dasar VVT-i adalah mengoptimalkan torsi mesin pada setiap kecepatan dan kondisi pengemudian yang membuat konsumsi BBM menjadi lebih efisien dan menurunkan tingkat emisi bahan bakar serendah mungkin.

Itulah sebabnya, bermesin teknologi VVT-i sanggup menghasilkan tenaga yang besar sekalipun kapasitas cc silinder mesin kecil.

Gambar diatas adalah contoh mesin 1ZZ-FE VVT-i

- Mekanisme

Cara kerjanya cukup sederhana. Untuk menghitung waktu buka tutup katup (valve timing) yang optimal, ECU (Electronic Control Unit) menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle (akselerator), dan temperatur air. Agar target valve timing selalu tercapai, sensor posisi chamshaft atau crankshaft memberikan sinyal sebagai respon koreksi.

Mudahnya sistem VVT-i akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung demi menghasilkan torsi optimal di setiap putaran dan beban mesin.

- Pemeliharaan

Adopsi teknologi VVT-i ke mesin mobil juga memberikan kelebihan minimnya biaya pemeliharaan yang harus ditanggung. Sebab tune-up seperti setel klep dan lain sebagainya tidak diperlukan lagi.

Namun demikian, sebaiknya tetap lakukan service berkala, hindari sembarangan bengkel, dan gunakan oli mesin dengan grade yang dibutuhkan sesuai dengan manual yang dikeluarkan pihak pabrikan mobil. Memilih sembarang bengkel untuk mobil ini menjadi pantangan, pasalnya mesin ini memerlukan komputer diagnosa khusus yang hanya tersedia dibengkel resminya. Suatu hal yang masih sulit untuk dilakukan pemilik mobil mayoritas di Indonesia yang umumnya mengutamakan mobil yang serbaguna, handal, terjangkau dan tidak sulit perawatan dan bengkel saat darurat.

Ini link videonya:

http://hk.youtube.com/watch?v=MR63IrKHv7E&NR=1

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/VVT-i

Rabu, 11 Mei 2011

0 Serba-Serbi Toyota Avanza

Toyota Avanza adalah mobil yang diproduksi di Indonesia oleh pabrikan Daihatsu, yang di pasarkan dalam dua merk yaitu Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Mobil ini diluncurkan saat Gaikindo Auto Expo pada 2003 dan terjual 100.000 unit pada tahun tersebut. Nama "Avanza" berasal dari bahasa Italia avanzato, yang berarti "peningkatan".


Versi khusus dari Avanza (S Type) diluncurkan pada akhir 2004 dengan menggunakan mesin VVT-i Toyota. Peluncuran versi ini juga ditujukan sebagai "Test Market" bagi rencana pengembangan All Avanza-Xenia VVTi dan Automatic Edition. Edisi khusus ini juga dilengkapi dengan transmisi otomatis. Hanya 200 unit Avanza (S Type) yang diproduksi.


Pada akhir tahun 2006, diluncurkan New Avanza-Xenia dengan perubahan tampilan, aksesoris, peningkatan performa serta mesin baru berteknologi VVT-i yang melengkapi semua versi. Pada akhir tahun 2006 juga diluncurkan New S-Type (1.5 S VVT-i) yang merupakan versi terlengkap dengan mesin berkapasitas 1500cc VVT-i, Rear Parking Sensor, teknologi pengereman ABS serta velg aluminium 15". Mesin 1500cc VVT-i yang digunakan oleh Toyota Avanza memiliki spesifikasi yang sama persis dengan Toyota Rush. New S-Type tersedia dalam dua pilihan transmisi, manual dan automatic.


Toyota Avanza juga dipasarkan di sejumlah negara Asia Pasifik seperti Malaysia (Versi 1.5G dilengkapi dengan Airbag), Thailand, dan Filipina, selain itu juga dipasarkan di Afrika Selatan dan Mexico. Sementara Daihatsu Xenia juga dijual di Republik Rakyat Cina dengan konfigurasi kapasitas mesin 4 silinder 1500cc seperti Avanza.


1. Tipe
    Baik Toyota Avanza maupun Daihatsu Xenia, keduanya menggunakan basis chassis dan body yang sama dan
    diproduksi oleh Astra Daihatsu dibawah supervisi Toyota Astra Motor. Untuk mesin 1300cc(K3-VE) Toyota
    Avanza dan Daihatsu Xenia menggunakan mesin yang sama. Perbedaan keduanya terdapat pada kelengkapan
    tambahan, kualitas interior dan ragam asesoris. Toyota Avanza juga diekspor ke Malaysia dalam bentuk
    Completely Knock Down dan dirakit oleh pabrik Perodua Manufacturing Sdn. Bhd.


    Saat ini Toyota Avanza mengkhususkan diri pada 2 jenis kapasitas mesin (4 silinder 1300cc, dan 4 silinder
    1500cc), sedangkan model kembar dari Avanza yaitu Daihatsu Xenia menggunakan 2 jenis mesin yang
    berkapasitas lebih rendah (3 silinder 1000 cc, dan 4 silinder 1300 cc).


    Tipe Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia dibawah ini merupakan varian resmi yang dijual untuk pasar di
    Indonesia. Varian, performa, asesoris dan kelengkapan dapat berbeda di setiap negara.
  
    -Toyota
     Dipasarkan oleh Dealer Auto2000, Tunas Toyota, Nasmoco dan Astrido Toyota
     - Avanza 1.3E (1300cc) I4 Engine K3-VE/16 Valves DOHC EFI VVT-i - Manual (92 hp)
     - Avanza 1.3G (1300cc) I4 Engine K3-VE/16 Valves DOHC EFI VVT-i - Manual dan Automatic (92 hp)
     - Avanza 1.3S (1300cc) I4 Engine K3-VE/16 Valves DOHC EFI VVT-i - Automatic (92 hp, Edisi Khusus - Tidak
       Lagi Diproduksi)
     - Avanza 1.5S (1500cc) I4 Engine 3SZ-VE/16 Valves DOHC EFI VVT-i ABS - Manual dan Automatic (109 hp)
    
    - Daihatsu
      Dipasarkan oleh Dealer Daihatsu Astra International (DAI), Tunas Daihatsu, Nasmoco dan Astrido Daihatsu
      - Xenia 1.0Mi (1000cc) I3 Engine EJ-VE/12 Valves DOHC EFI VVT-i - Manual (61 hp)
      - Xenia 1.0Li (1000cc) I3 Engine EJ-VE/12 Valves DOHC EFI VVT-i - Manual (61 hp)
      - Xenia 1.3Xi (1300cc) I4 Engine K3-VE/16 Valves DOHC EFI VVT-i - Manual dan Automatic (92 hp)


2. Fitur
    Fitur yang tertera di bawah ini merupakan kelengkapan standar yang terdapat pada seluruh versi dan model
    Toyota Avanza maupun Daihatsu Xenia (VVTi Series) yang diproduksi mulai akhir tahun 2006 hingga saat ini.
     
    - Standard
      - 13" Velg Wheels (1000cc model)
      - 14" Velg Wheels (1300cc model)
      - 3-spoke Urethane Steering Wheels (4-spoke untuk keluaran 2009 keatas)
      - Collapsible Steering Column
      - 4-speaker audio system with radio and Cassette Playback
      - 50:50 folding 2nd row seats
      - 100:0 folding 3rd row seats
      - Hydrolic Power Steering System
      - Indiglow Speedometer
      - RPM Indicator Meter (1300cc and 1500cc model)
      - MacPherson Strut Suspension
      - All windows equipped with power windows (kecuali tipe Mi)
      - Warning lights on information meters for various safety and engine systems
      - Air-conditioning with rear blower (Toyota Avanza 1.3G and 1.5S)
      - Rear right-left side console box (Hanya tersedia di tipe-tipe Toyota Avanza)
      - Global Outstanding Assessment (GOA) body
      - 3-Point Guard Seat Belts
      - Alarm system with engine immobiliser, siren, cabin sensors, and auto door locks
      - Foglamps and high-mount stop light
      - Child Lock Protector
      - Outer Mirror with turning signal
      - Rear and front Wiper

     - Model 1500cc
       Fitur yang tertera di bawah ini merupakan kelengkapan yang hanya terdapat pada versi dan model
       Avanza yang berkapasitas mesin 1500cc VVTi (Avanza S-Type) yang diproduksi mulai akhir tahun 2006
       hingga saat ini.
       - 15" wheel
       - Chromed Front Grille With 2 Row Ornament, door handles, backdoor garnish, shift bang
       - Anti-lock Braking System
       - Digital Tripmeter
       - Digital Clock
       - Silver Paint Instrument Panel
       - Rear Parking Sensors
       - Outer Side Electric Mirror with turning signal
       - Rear Window Defogger
       - Built-in Front Side Double Stereo Tweeter
       - 2 Din Head Unit CD-Cassete Player With MP3 Playback
       - Indiglow Speedometer with Gear Shift Indicator
       - Genuine Toyota Side Visor
       - All Seat Head Rest
       - All Seat Safety Belt
       - Front and rear bumper spoiler
       - Side Skirting

    - Paket  Asesoris
       Item-item yang tertera di bawah ini merupakan paket asesoris dan variasi tambahan yang dapat di
       gunakan dan dipasang pada seluruh versi dan model Avanza ataupun Xenia (VVTi Series) yang
       diproduksi mulai akhir tahun 2006 hingga saat ini.
       - Front and rear bumper spoiler
       - Side Skirting
       - Front and rear bumper guard
       - Muffler cutter
       - Rear Step Cover
       - Roof Rack
       - Body side protection list
       - Ornament Assy Back Door
       - Windows Side Visor
       - Cargo Net

    - Paket Pilihan dan Modifikasi
       Item-item yang tertera di bawah ini merupakan paket modifikasi yang telah dan pernah diinstalasikan ke
       Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Paket-paket tersebut di bawah juga telah tersedia versi khusus
       Avanza-Xenia yang dapat dengan mudah diinstalasikan.
       - Super Charger
       - Turbo Charger
       - SRS Airbag
       - Water Injection
       - Continuously Variable Transmission (CVT Matic)
       - Electric Power Steering System
       - Auto Retractable Mirror

 New Avanza Tipe 1.3 E



New Avanza Tipe 1,3 G



Tipe 1,5 S

0 Toyota 2000GT

Toyota 2000GT adalah sebuah mobil sport yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation sangat terbatas di JepangPertama kali diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 1965, produksi mobil tersebut dimulai 1967 sampai berakhir 1970. Mobil ini merupakan mobil revolusioner dari pabrikan Jepang, dari sebuah produsen yang dikenal produknya kurang menarik, tapi kemudian dapat membuktikan bahwa orang Jepang juga bisa membuat sebuah mobil sport yang dapat menandingi rival mereka dari Eropa.


Hanya 351 unit saja yang berhasil terjual. Hal itu terjadi karena harganya yang sangat mahal, melebihi harga Porsche dan Jaguar saat itu. Kebanyakan terjual dalam warna merah dan putih.


- Informasi
  - Produsen : Toyota Motor Corporation
  - Masa dalam produksi : 1967 - 1970 
                                            351 diproduksi
  - Model sebelumnya : Toyota Sports 800
  - Model berikutnya : Toyota Celica, Toyota Supra
  - Kelas : Mobil Sport
  - Bentuk kerangka : 2-door coupe
  - Layout : FR Layout
  - Mesin : 2.0 L 3M I6
                 2.3 L 2M I6
  - Transmisi : 5-speed manual
                        3-speed manual


- Gambar


Toyota 2000GT







0 Toyota Alphard

Toyota Alphard adalah MPV premium berukuran besar yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation sejak tahun 2002. Tujuan utama Toyota membuat Alphard adalah untuk bersaing dengan Honda Elysion dan Nissan Elgrand. Toyota Alphard pada awalnya dibuat untuk pasar domestik Jepang, tapi juga dijual di beberapa negara Asia lainnya.


-Generasi Pertama (2002-2007)

  Untuk pasar domestik Jepang, Alphard G dan Alphard V dipasarkan melalui dealer yang berbeda. Baik V maupun G memiliki berbagai variant yang berbeda. Mesin yang digunakan Alphard adalah 2400 cc 2AZ-FE 4 silinder (tenaga 160 PS, torsi 195 Nm) atau 3000 cc V6 1MZ-FE (tenaga 220 PS, torsi 310 Nm). Alphard ada yang berpenggerak roda depan dan Full-time 4WD. Meskipun secara resmi hanya dipasarkan di Jepang, Alphard banyak masuk ke Indonesia melalui importir umum.


-Generasi Kedua (2008-sekarang)


  Mulai tahun 2008, Toyota Alphard resmi dijual di Indonesia melalui PT Toyota Astra Motor dengan mesin 2400 cc 2AZ-FE (tenaga 170 PS, torsi 235 Nm) dan 3500 cc 2GR-FE (tenaga 280 PS, torsi 330 Nm). Selain model resmi yang dijual oleh Astra, di Indonesia juga tersedia Alphard versi lain yang dijual oleh importir umum, serta Vellfire yang memiliki lampu depan dan belakang serta grille yang berbeda.


  - Dimensi dan bobot :
     - Panjang : 4.890 mm
     - Lebar : 1.830 mm
     - Tinggi : 1.915 mm
     - Jarak sumbu roda : 2.915 mm
     - Bobot : 1815 kg


  - Mesin :
     - ≥2AZ-FE 2.400 cc 4 silinder 16 valve VVT-i 170 PS 235 Nm
     - ≥2GR-FE 3.500 cc V6 24 valve 280 PS 330 Nm


  - Transmisi
     - ≥6 speed automatic super ECT
     - ≥7 speed automatic super CVT


  - Penggerak
     - ≥FWD
     - ≥4WD 


-Informasi


  - Juga Disebut : Toyota Vellfire
  - Produsen : Toyota
  - Masa produksi : 2002-sekarang
  - Kelas : MPV Premium
  - Bentuk Bodi : MPV 5 pintu
  - Mesin : 2.4 L  2AZ-FE 160 HP
                  3.0 L 1MZ-FE 220 HP
  - Transmisi : 4-speed AT for 2.4 and 3.0 (2002-2005)
                        5-speed AT for 3.0 (2005-sekarang)
  - Mirip : Honda Elysion
                Nissan Elgrand


-Gambar



Generasi Pertama

Generasi Kedua

Vellfire

Interior Alphard

Interior Alphard

Interior Alphard

Interior Alphard

Interior Vellfire

 
back to top